Di pesisir timur Provinsi Riau, tepatnya di Tambilahan, seorang anggota Bhayangkara menyalakan harapan di tengah komunitasnya dengan cara yang unik dan menginspirasi. Ipda Ripal Indrawata, Kapolsek Tambilahan, menunjukkan kepedulian yang luar biasa kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu melalui kegiatan razia sepatu yang dilakukannya di sekolah-sekolah setempat.
Pagi itu, akhir November 2025, mentari bersinar cerah di langit Tambilahan. Di sebuah SMP, puluhan siswa berbaris rapi di halaman sekolah, menunggu momen berharga yang akan mereka ingat selamanya. Di depan mereka, dengan senyum di wajah, Ripal berdiri siap untuk memberikan sesuatu yang sangat berharga bagi anak-anak tersebut.
“Hari ini saya razia sepatu. Siapa yang sepatunya sudah tidak layak, nanti saya ganti dengan yang baru,” teriaknya dengan penuh semangat. Suara Ripal membuat para siswa bersorak gembira, dan beberapa di antara mereka langsung melihat ke bawah, memeriksa kondisi sepatu mereka masing-masing.
Ripal berjalan perlahan dari sudut kiri, menyisir satu per satu barisan siswa dengan cermat. Tiba di tengah barisan, dia menemukan tiga siswa yang mengenakan sepatu robek dengan sol yang menganga, dan salah satunya adalah anak yatim yang tidak dapat menahan air mata saat diajak berbincang. Dengan suara parau, anak itu bercerita bahwa sang ayah telah meninggal empat bulan yang lalu karena sakit.
Namun, kebaikan Ipda Ripal tidak terbatas di lingkungan sekolah. Di balik seragamnya sebagai polisi, dia juga merupakan seorang pekerja sosial yang tak pernah lelah melayani masyarakat. Sebelum menjabat sebagai Kapolsek, Ripal sudah terlibat dalam banyak kegiatan, mulai dari membangun pondok belajar hingga merenovasi rumah warga kurang mampu, dan mendirikan tempat tinggal bagi kaum marjinal.
Belum lama ini, dia bahkan turun tangan memperbaiki sebuah jembatan yang rusak, sesuatu yang dilakukan tanpa mengandalkan anggaran negara. Ketika ditanya mengenai dananya, Ripal menjawab dengan tulus, “Alhamdulillah, saya punya sedikit kebun sawit, jadi bisa membantu.”
Bagi Ripal, menjadi polisi lebih dari sekadar tugas menjaga keamanan; itu adalah tentang hadir dan membantu ketika warga membutuhkan. Dia percaya bahwa setiap tindakan kecil mampu memberikan dampak besar dalam hidup orang lain.
“Kalau ada yang susah, harus dibantu, baik dalam hal pendidikan maupun urusan sosial lainnya. Saya akan bantu sebisa mungkin,” ungkapnya dengan tekad yang kuat. Pengabdian tulusnya pun mulai mendapatkan pengakuan yang layak.
Di tahun 2020, Ripal menerima penghargaan dari Kapolda Riau atas dedikasi sosialnya yang luar biasa di luar tugas kepolisian. Pada tahun berikutnya, Mabes Polri juga memberikan penghargaan sebagai polisi inspiratif karena program bedah rumah dan dukungan pendidikan yang ditujukan kepada warga kurang mampu.
Namanya semakin melambung, dan di tahun 2022, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan penghargaan Sekolah Perwira kepada Ripal. Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap aksi sosialnya yang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik kepada institusi Polri.
Bukan hanya dari dalam kepolisian, pengabdian Ripal juga mendapatkan apresiasi dari DPR RI. Dalam sebuah forum nasional, dia diganjar penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Sosial Daerah berkat kerja kerasnya di bidang kemanusiaan. Keterlibatannya tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama.
Di tahun 2023, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan penghargaan atas dedikasinya dalam menjaga nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata di bidang kemanusiaan. Dengan seluruh penghargaan yang diraihnya, Ripal tak pernah berhenti untuk terus melayani dan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Dedikasi Sosial yang Membuat Perubahan Nyata
Dedikasi Ripal dalam membantu masyarakat adalah bentuk keterlibatan yang patut dicontoh oleh siapapun. Dengan semangat yang membara, ia meyakini bahwa tindakan kecil, seperti mengganti sepatu anak-anak, dapat membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan mereka. Rasa saling peduli yang ditunjukkan Ripal menciptakan ikatan kuat antara polisi dan warga.
Masyarakat melihat sosok Ripal bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pendukung mereka. Hal ini memperkuat nilai-nilai kolaborasi antara institusi kepolisian dan masyarakat yang selalu siap untuk saling membantu. Melalui keterlibatannya, Ripal membuktikan bahwa polisi dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tindakan nyata Ripal juga menggugah hati banyak orang untuk peduli terhadap sesama. Melihat beliau yang bergerak di garis depan dalam membantu yang membutuhkan, banyak individu dan organisasi mulai terinspirasi untuk melakukan aksi kemanusiaan. Sebuah gelombang kebaikan yang dihasilkan dari satu tindakan, mengajak lebih banyak orang untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan.
Dengan segala pencapaian yang diraihnya, Ripal menunjukkan bahwa menjadi polisi bukanlah sekadar pekerjaan. Ini adalah panggilan untuk melayani dan melindungi masyarakat dengan sepenuh hati. Dalam setiap langkahnya, ia terus menerus berupaya menebar kebaikan di mana pun ia berada.
Pendidikan Sebagai Pilar Utama dalam Meningkatkan Kualitas Hidup
Pendidikan merupakan salah satu fokus utama Ipda Ripal dalam menjalankan misinya. Ia memahami bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, ia berusaha keras untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Tambilahan.
Dengan cara membangun pondok-pondok belajar, Ripal memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Melalui program tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan pelajaran akademik, tetapi juga nilai-nilai moral dan sosial yang penting untuk perkembangan mereka. Ini adalah upaya untuk membentuk karakter yang baik melalui pendidikan.
Ripal juga sering mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan. Dia percaya bahwa dengan bergotong-royong, banyak hal yang bisa dicapai. Melalui kolaborasi antara masyarakat dan institusi pendidikan, kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan dan anak-anak dapat meraih cita-cita mereka.
Dari mimpi kecil anak-anak, Ripal berharap akan lahir generasi yang lebih baik untuk masa depan bangsa. Komitmennya dalam mendukung pendidikan adalah bentuk cinta dan harapan bagi seluruh masyarakat, menjadikannya sebagai pahlawan dalam kisah hidup banyak orang.
Aksi Sosial yang Menginspirasi Banyak Orang
Setiap langkah yang diambil Ipda Ripal menciptakan inspirasi bagi banyak orang di sekitarnya. Aksi sosialnya yang berkelanjutan hingga saat ini telah menunjukkan bahwa setiap orang bisa memberikan kontribusi terhadap perubahan, tidak peduli posisi dan profesinya. Ia telah menjadi teladan dalam menjalankan tugas dengan penuh cinta dan dedikasi.
Sosok Ripal yang rendah hati dan terlibat langsung dengan masyarakat membuatnya semakin dekat dengan warga yang dilayaninya. Hal ini membangun kepercayaan dan rasa hormat di antara mereka, yang tentunya berimbas positif terhadap citra kepolisian di mata publik. Kebersamaan ini membuat banyak orang berani untuk melaporkan masalah dan mencari solusi.
Sikap positif Ripal dalam menjalankan tugasnya pun mengajak banyak pemuda untuk tidak hanya berpikir tentang masa depan mereka sendiri, tetapi juga tentang kontribusi mereka terhadap masyarakat. Dengan harapan dan keinginan membantu, lebih banyak individu yang berani untuk beraksi dalam meningkatkan kualitas kehidupan orang lain.
Dengan semua karya dan dedikasinya, Ripal telah membuktikan bahwa seorang polisi bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui aksi sosial, dia menciptakan hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan antara keduanya, mengambil peran penting dalam pembangunan sosial di daerahnya.











