Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR), Adies Kadir baru-baru ini meresmikan kepengurusan baru untuk periode 2025-2030. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah nama penting dicantumkan dalam struktur organisasi yang diharapkan dapat membawa Ormas MKGR ke arah yang lebih baik.
Dari total 250 pengurus, Soedeson Tandra terpilih menjadi Sekretaris Jenderal, sementara Ranny Fahd Arafiq dipercaya sebagai Bendahara Umum. Pemilihan ini diharapkan dapat memperkuat konsolidasi dan kerjasama antar anggota organisasi.
Adies menegaskan bahwa pengurus yang baru ini berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan lebih dari 30 persen pengurus perempuan, Ormas MKGR menunjukkan komitmen terhadap keterwakilan gender dalam strukturnya.
Adies percaya bahwa pertemuan ini adalah kesempatan untuk menyatukan kembali para kader yang selama ini terpecah. Ini merupakan langkah penting dalam merevitalisasi peran Ormas MKGR di tengah perubahan politik yang terus berkembang.
Struktur Kepengurusan DPP Ormas MKGR dan Anggota
Pada periode 2025-2030, kepengurusan DPP Ormas MKGR diisi oleh 250 orang yang terdiri dari berbagai posisi strategis. Di antaranya terdapat 16 Wakil Ketua Umum, Ketua Bidang, Wakil Sekretaris Jenderal, dan banyak lainnya yang menjalankan fungsi masing-masing.
Penempatan Ranny Fahd Arafiq sebagai Bendahara Umum menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap kemampuan perempuan dalam pengelolaan anggaran organisasi. Ini membuktikan bahwa Ormas MKGR berkomitmen untuk memberdayakan semua anggotanya.
Rapat pleno perdana yang berlangsung di Jakarta menandai awal kegiatan kerja pengurus yang baru. Dalam kesempatan tersebut, para anggota dibekali dengan visi dan misi yang jelas untuk membawa perubahan positif.
Harapan dan Visi dari Ketua Umum Ormas MKGR
Adies Kadir menyatakan bahwa Ormas MKGR harus menjadi lembaga yang lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat. Ia berharap para pengurus dapat mengimplementasikan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat di berbagai sektor.
“Kami siap menghadapi tantangan yang ada dan beradaptasi dengan kondisi terkini. Ini adalah momen bagi Ormas MKGR untuk unjuk gigi,” ungkapnya dengan semangat.
Lebih lanjut, Adies menekankan pentingnya menyerap aspirasi masyarakat untuk disuarakan di dalam Partai Golkar. Interaksi yang baik antara Ormas MKGR dan Partai Golkar diharapkan dapat membawa suara rakyat lebih diperhatikan.
Pencapaian Ormas MKGR di Pentas Politik
Adies Kadir bangga menyampaikan bahwa dari total 102 anggota DPR Fraksi Partai Golkar, 53 di antaranya adalah kader Ormas MKGR. Ini adalah bukti nyata dari kekuatan dan relevansi organisasi ini di arena politik.
Selain itu, peran serta kader Ormas MKGR juga terlihat dengan adanya lima menteri dan dua wakil menteri dari organisasi ini dalam kabinet Prabowo-Gibran. Keterlibatan yang tinggi ini mencerminkan kualitas dan kapasitas yang nyata dari para anggotanya.
Dari hasil pemilihan ini, diharapkan Ormas MKGR dapat menjadi sumber daya manusia yang tidak hanya berkualitas, namun juga siap untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Kegiatan nyata di lapangan pun menjadi prioritas utama untuk mendukung pencapaian tersebut.










