Cuaca di Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (4/2/2026) diperkirakan akan berawan tebal, dengan potensi terjadinya hujan ringan hingga petir. Hasil prakiraan ini memberikan masyarakat informasi penting untuk mempersiapkan aktivitas sehari-hari mereka.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa pada pagi hari, Jakarta akan didominasi oleh cuaca berawan tebal. Masyarakat perlu waspada, karena menjelang siang, diprediksi hujan ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah kota ini.
Malam harinya, hujan ringan kembali diprediksi terjadi di beberapa bagian Jakarta, seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Di sisi lain, Jakarta Barat memiliki potensi hujan yang disertai petir, yang tentu harus diantisipasi oleh warga.
Berkenaan dengan kondisi cuaca di wilayah lainnya, Kepulauan Seribu mengalami cuaca yang cenderung berawan tebal pada siang hari, diikuti oleh hujan ringan pada pagi dan malam hari. Sementara itu, di wilayah penyangga Jakarta seperti Bekasi dan Depok, cuaca diprakirakan berawan pada pagi dan siang, dengan hujan ringan di malam hari.
Kota Bogor, yang terletak tidak jauh dari Jakarta, diperkirakan tengah menghadapi kondisi cuaca yang lebih ekstrem, dengan hujan disertai petir yang mungkin akan terjadi pada siang hari dan dilanjutkan dengan hujan ringan pada malam harinya.
Detail Cuaca Jakarta dan Sekitarnya pada Rabu
Cuaca berawan di Jakarta Barat pada pagi dan siang hari diwarnai oleh hujan ringan pada siang menjelang malam. Di Jakarta Pusat, kondisi serupa juga akan terjadi, dengan hujan ringan sebagai penutup hari.
Dari sisi Jakarta Selatan, meskipun cuaca berawan tebal akan menyelimuti wilayah tersebut pada pagi hari, hujan ringan di siang hari menjadi hal yang paling mungkin terjadi. Hal ini menunjukkan konsistensi cuaca yang dapat memberikan dampak pada aktivitas masyarakat.
Jakarta Timur mengikuti pola yang sama dengan Jakarta Selatan dan Pusat, di mana cuaca berawan tebal pada pagi hari akhirnya berujung pada hujan ringan pada siang hari. Di malam hari, skenario hujan ringan masih diharapkan berlangsung, memberikan nuansa lembab di malam hari.
Selain itu, Jakarta Utara diprakirakan akan mengalami cuaca berawan pada siang dan malam, memberikan tantangan bagi warga yang ingin menikmati suasana malam di luar ruangan. Hujan ringan di penghujung hari tetap akan memberikan efek sejuk bagi lingkungan sekitar.
Cuaca di Wilayah Penyangga Jakarta
Dalam wilayah penyangga, seperti Bekasi, cuaca berawan tebal pada pagi dan siang hari menunjukkan kondisi yang cukup stabil. Namun, masyarakat di sana sebaiknya bersiap menghadapi potensi hujan ringan yang akan terjadi pada malam hari.
Depok juga mengalami cuaca yang berawan, di mana hujan ringan menjadi kemungkinan yang harus disikapi dengan bijaksana. Terlebih lagi, hujan ringan di malam hari tentu saja dapat memengaruhi kenyamanan beraktivitas di luar ruangan.
Kota Bogor juga tidak luput dari prakiraan cuaca ini. Di sana, masyarakat harus mempertimbangkan kemungkinan hujan petir yang akan muncul pada siang hari, diikuti oleh hujan ringan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan bagi warga Bogor terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Tangerang menampilkan gambaran cuaca yang tidak kalah menarik, dengan berawan tebal di pagi hari dan kemungkinan hujan ringan muncul di siang hari. Dengan potensi hujan disertai petir mendekati malam, sepertinya warga Tangerang harus ekstra waspada dan berencana dengan baik.
Imbauan dari BMKG untuk Masyarakat
BMKG memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Hujan petir pada sore hingga malam hari menjadi perhatian penting yang harus dihadapi warga di Jakarta dan sekitarnya.
Dengan adanya informasi terkini mengenai prakiraan cuaca ini, masyarakat dapat merencanakan aktivitas sehari-hari mereka dengan lebih baik. Pengetahuan ini berfungsi sebagai panduan dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan saat beraktivitas.
Melihat potensi cuaca yang akan berlangsung, disarankan bagi masyarakat untuk memantau informasi terbaru dari BMKG secara berkala. Hal tersebut penting agar mereka mendapatkan informasi — informasi terkini terkait perubahan cuaca yang bisa saja muncul secara tiba-tiba.
Dengan tidak mengabaikan kesehatan dan keselamatan, masyarakat diharapkan tetap aman dan tidak terbawa suasana cuaca yang berpotensi ekstrem. Memahami pola cuaca bisa menjadi langkah awal untuk bereaksi dengan sigap dan tepat.









