Batik telah mengalami kebangkitan sebagai pilihan busana kantor yang modern dan berkelas, menciptakan keseimbangan antara nilai tradisional dan profesionalisme. Banyak orang kini menyadari pentingnya mengadopsi pakaian yang mencerminkan budaya sambil tetap terlihat trendy dalam lingkungan kerja.
Inisiatif untuk memproduksi busana berbahan batik pun semakin menjamur, mengingat keunikan dan keragaman motif yang dapat disesuaikan dengan berbagai karakter. Dalam konteks ini, banyak pelaku usaha berusaha berkontribusi pada pelestarian seni dan budaya lokal sambil tetap mempertimbangkan kebutuhan pasar modern.
Salah satu pelopor dalam hal ini adalah Kain Indonesia by Shifara, yang berfokus pada pengembangan busana batik untuk keperluan kantor. Mengusung tema dari kantor ke aktivitas santai, merek ini ditujukan untuk wanita yang ingin tetap stylish di berbagai kesempatan tanpa kehilangan identitas budaya.
Jamur produksi batik yang meningkat tidak lepas dari pengaruh sosok pemiliknya, Sinta Paramitha, yang sangat mencintai batik karena lingkungan sekitar yang kaya akan budaya ini. Setiap perjalanan dan pengalamannya mengajarkan nilai-nilai yang mendalam tentang wastra Nusantara, menjadikannya pendorong Sinta untuk terus berinovasi.
Sinta melihat situasi pasar yang menantang, disertai penurunan ekspor batik dan berkurangnya pengrajin, sebagai panggilan untuk bertindak. Ia bertekad melakukan sesuatu untuk membantu memperkuat posisi batik di pasar internasional dan lokal dengan pendekatan yang lebih modern dan inovatif.
Menggali Potensi Wastra Nusantara untuk Masa Kini
Dari Sabang sampai Merauke, Kain Indonesia by Shifara berkomitmen untuk mengeksplorasi keindahan wastra Indonesia. Dengan beragam pilihan material seperti Endek Bali dan Batik Pekalongan, Sinta memastikan produknya tidak hanya indah, tetapi juga nyaman dipakai sehari-hari.
Dengan desain yang dapat dikenakan oleh semua ukuran, Sinta memudahkan pelanggan dalam mencari busana yang sesuai untuk acara resmi ataupun santai. Adaptasi tren fashion terkini juga menjadi prioritas agar tetap sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen.
Setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta, Sinta merasakan lonjakan dalam perkembangan bisnisnya. Pendampingan dari BRI memberinya peluang belajar tentang berbagai aspek penting dalam menjalankan usaha, mulai dari pemasaran hingga manajemen keuangan.
“Interaksi yang kami lakukan dengan coach sangat membantu,” ujarnya. “Tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga menyelesaikan berbagai masalah yang muncul selama perjalanan bisnis kami.” Ini menjadi bagian penting dari proses belajar yang berlangsung secara berkelanjutan.
Setelah menyelesaikan pendampingan, Kain Indonesia by Shifara terlibat dalam beberapa acara yang diselenggarakan oleh BRI. Kegiatan ini menjadi platform bagi UMKM untuk mempromosikan produk mereka serta meningkatkan visibilitas di pasar yang lebih luas.
Peran Perempuan dalam Memajukan Ekonomi Lokal Melalui Batik
Kehadiran Kain Indonesia by Shifara tidak hanya memberdayakan Sinta, tetapi juga memberikan kesempatan bagi banyak perempuan di sekitarnya. Secara langsung, perempuan yang terlibat dari proses menjahit sampai pengemasan turut ambil bagian dalam simpul bisnis yang berkelanjutan ini.
Melalui usaha ini, Sinta berharap dapat memberikan wadah bagi perempuan Indonesia untuk berkontribusi secara aktif, baik secara ekonomi maupun sosial. Ia percaya bahwa peran perempuan sangat krusial dalam memperkuat industri batik dan menjaga kelestariannya.
Corporate Secretary BRI menjelaskan bahwa inisiatif Rumah BUMN BRI adalah respon terhadap kebutuhan para pelaku usaha lokal. Dengan memberikan pelatihan dan bimbingan, BRI berupaya membantu UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif.
“Dari yang semula hanya berbisnis lokal, kini banyak UMKM yang sudah bisa menjangkau pasar daring dan ekspor,” katanya, yang menunjukkan keberhasilan program pendampingan yang berkelanjutan. Situasi ini adalah bukti bahwa dengan akses yang tepat, kualitas hidup masyarakat dapat ditingkatkan.
Dengan program yang kuat dan dukungan yang tepat, Sinta dan Kain Indonesia by Shifara akan terus berusaha untuk mengangkat batik ke tingkat yang lebih tinggi, menjadikan produk lokal sebagai kebanggaan yang dapat bersaing di panggung dunia. Langkah ini tidak hanya menegaskan identitas budaya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian lokal dan nasional.











